2020-06-24

Kolaborasi dengan Balitbu Solok, BPTP Kalteng Selenggarakan Bimtek Online Peningkatan Kapasitas Penyuluh

BPTP KALIMANTAN TENGAH
...

Setelah Bimtek online perdananya tanggal 10 Juni lalu, BPTP Balitbangtan Kalimantan Tengah kembali menyelenggarakan Bimtek Online Chapter 2 (24/06/2020). Bimtek Online Chapter 2 ini mengangkat tema “Budidaya Pepaya Spesifik Kalimantan Tengah”. Bertempat di Ruang AOR BPTP Kalteng, bimtek yang masih termasuk dalam Kegiatan Peningkatan Kapasitas Penyuluh Daerah ini diselenggarakan melalui Zoom cloud meeting, Live streaming Youtube dan Live Facebook. Total peserta yang bergabung dalam bimtek online ini baik melalui Zoom Cloud Meeting, Live streaming Youtube dan Live Facebook sejumlah 488 peserta.

Sedikit berbeda dengan Bimtek sebelumnya, kali ini BPTP Kalteng bekerjasama dengan Balai Penelitian Buah (Balitbu) Tropika Solok. Materi yang disajikan “Strategi Budidaya Pepaya Spesifik Lokasi” dengan peneliti Madya BPTP Kalteng, Dr. M. Anang Firmansyah, SP., M. Si sebagai Narasumber. Sementara dari Balitbu tropika materi yang dipaparkan adalah “Strategi Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Pepaya” yang disampaikan oleh Affandi, SP., M.Sc., Ph.D. (Peneliti Madya Balitbu Tropika).

Acara bimtek online dibuka oleh Kepala BPTP Kalteng, Dr. Ir.Syamsuddin, M.Sc. Dalam sambutannya, Dr. Syamsuddin menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan salah satu target dalam peningkatan kapasitas daerah yakni dengan menggelar Bimtek Online yang diselenggarakan oleh BPTP Kalteng. Ia menyampaikan bahwa Pepaya termasuk salah satu sumber pangan. Khususnya wilayah Kalimantan Tengah yang struktur lahannya didominasi oleh gambut sehingga diperlukan teknik budidaya tanaman pepaya pada lahan gambut. Menurutnya untuk mendapatkan kualitas yang bagus tata cara budidaya perlu diperhatikan dari mulai penanaman hingga panen dan cara bagaimana mengatasi hama dan penyakit yang menyerang pada tanaman pepaya. Jika kualitasnya kurang bagus maka akan berpengaruh pada keadaan pasar, dan juga faktor pengendalian HPT sangat penting dalam penanganan kualitas pepaya.

Mengapa harus pepaya, kerena di masa pandemi ini sangat dibutuhkan asupan pangan yang memiliki nilai gizi yang tinggi salah satunya adalah buah pepaya. Pepaya banyak mengandung gizi yang tinggi dan untuk penanamannya dapat dilakukan di lahan atau di pekarangan. Dr. Syamsuddin berharap dengan adanya materi ini Petani Pepaya dapat menghasilkan buah yang berkualitas tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan dan gizi kita.
Acara berlangsung selama dua jam dengan paparan materi dari dua narasumber dan diskusi yang membuat suasana bimtek semakin hidup. Kemudian diakhiri dengan sesi kuis berhadiah pulsa. Bimtek ditutup oleh Kasie. KSPP BPTP Kalteng (Dr.Dedy Irwandi,M.Si) sekaligus menyerahkan secara simbolis e-sertifikat kepada Narasumber dan Moderator. Kasie KSPP menyampaikan bahwa BPTP Kalteng sangat berterima kasih kepada seluruh panitia, narasumber dan para peserta sehingga acara bimtek online ini dapat berlangsung dan berjalan lancar, semoga apa yang telah disampaikan dalam bimtek ini bermanfaat bagi peserta. Selanjutnya ia menyampaikan acara bimtek online akan digelar kembali dengan tema yang tidak kalah menarik.

Sub Sektor : Pepaya
Komoditas : Hortikultura
Teknologi yang Digunakan : BUDIDAYA PEPAYA
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=2878390755603975&id=498977970211944&__tn__=K-R